Biografi Posan Tobing

Meski kini Posan sudah hengkang dari kotak, tapi tetap saja posan salah satu bagian dari kotak.

Haposan Haryanto Tobing

Personal
Posan Kotak, yang bernama lengkap Haposan Haryanto Tobing adalah drummer salah satu band ternama di Indonesia, Kotak. Bersama Kotak, Posan mengikuti acara Dreamband dan akhirnya menjadi pemenang dengan konsep band rock yang mengusung nuansa ‘dark’. Posan dikabarkan menjalin hubungan dengan seorang penyanyi dangdut, Citra KDI, yang dipacarinya sejak 2007.

Karir
Posan dan Cella, sang gitaris, adalah personil yang bergabung sejak awal Kotak ada sampai terhitung tahun 2010, sedangkan personil lain yaitu bassist dan vokal sempat berganti-ganti sampai akhirnya sejak album kedua mereka, Kotak terdiri atas Cella (gitar), Posan (drum), Tantri (vokal), dan Chua (bassist).

Namun setelah berjuang sejak awal bersama Kotak, Posan akhirnya keluar dari Kotak. Dia sendiri membentuk sebuah band baru yang dinamakan Winner Band, bersama Dodhy KanGen Band. Aliran yang diusung band baru Posan ini adalah rock-melayu.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Energi (Full Album)

Track List :
01. Terbang
02. Pelan-Pelan Saja
03. T.O.P
04. Kerabat Kotak
05. Selalu Cinta
06. Cuci Mata
07. Cinta Jangan Pergi (CJP)
08. Energi
09. Ku Ingin Sendiri

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Biografi Chua ‘Kotak Band’

Nama lengkap : Swasti Sabdastantri
Nama Panggilan : Chua
TTL : Makassar, 3 April 1988
Bintang : Aries
Favorite Books : Raditya Dika n Komik serial Cantik
Favorite Movies : Komedi, Action, Drama Korea

ChuaKerabat Kotak pasti sudah tak asing lagi dengan cewek satu ini. Ya, Chua memang memberi warna tersendiri pada sound dan penampilan Kotak Band.

Chua mengenal musik sejak duduk di bangku SMP di Makssar. Ketertarikannya pada musik tak lepas dari sang kakak yang lebih dulu terjun sebagai musisi.

Kemudian ia mulai belajar bass. Setelah cukup mahir main bass, Chua kerap main bareng teman-temannya. Lalu saat pindah ke Surabaya mulai tampil di televisi lokal dan kafe-kafe

Ketika kuliah, manajer sebuah band indie bernama V-Mail terpikat melihat aksi Chua mencabik bass saat tampil bersama band kampusnya. Akhirnya, ia direkrut V-Mail dan sempat manggung di sejumlah acara, di antaranya Festival 2008.

Manajer Kotak Band yang saat itu sedang mencari pemain bass (untuk menggantiukan Icez) ternyata juga tertarik merekrutnya. Chua pun ajak dan mulai memperkuat Kotak di album kotak kedua.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Biografi Tantri ‘Kotak Band’

Nama Lengkap: Tantri Syalindri Ichlasari.
Nama Panggilan: Tantri.
TTL: Tangerang, 09 Agustus 1989.
Orang Tua: Dally Syanabar & Supriyati.

Tantri bergabung dengan KOTAK pada tahun 2007 dimana sebelumnya Tantri adalah salah satu personel ARES Band asal Jakarta. Tantri menggantikan posisi vokalist yang ditinggalkan Pare diakhir 2006, kehadiran Tantri membawa suasana baru dengan suaranya yang tebal dan dalam.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Biografi Kotak Band

Biografi Kotak

Kotak terbentuk tanggal 27 September 2004 dalam acara The Dream Band.Berawal dari ajang Dream Band tahun 2004 silam, Kotak lahir dibidani salah seorang personel Kahitna, Doddy, yang bertindak sebagai produser. Saat itu, Doddy melakukan audisi untuk membentuk format band baru di Indonesia yang terdiri atas drummer, gitaris, bassist, dan vokalis.

Audisi tersebut cukup mendapatkan respons dari musisi remaja yang ingin mencoba peruntungannya di industri musik. Sebanyak 400 orang vokalis, 170 bassist, ratusan gitaris, dan ratusan drummer menjejali tempat audisi. Setelah melakukan audisi dengan mempertimbangkan berbagai format penilaian, terpilihlah 2 vokalis, 2 bassist, 3 gitaris, dan 2 drummer. Musisi muda terpilih itu kemudian diramu lagi menjadi dua band yaitu Kotak yang personelnya empat orang dan “Lima” yang personelnya lima orang.

Arti Nama

Nama Kotak memiliki arti empat sisi dan empat sudut yang bersatu menjadi bangunan kotak. Hal itu menggambarkan tentang empat orang yang berbeda tetapi bersatu dalam satu wadah musik.

Pare dan Icez Keluar

Formasi band Kotak saat itu bukan seperti yang ada sekarang. Formasi grup band Kotak pertama kali diisi oleh Cella (gitar), Icez (bass), Pare (vokal), dan Posan (drum). Mereka kemudian merilis album pertama berjudul Kotak.

Pada tahun 2007, Icez dan Pare ternyata memutuskan keluar dari band. Posisi yang kosong kemudian digantikan oleh Tantri pada vokal dan Chua pada bass. Mereka kemudian merilis album keduanya berjudul Kotak Kedua pada tahun 2008.

Menurut Tantri, dirinya sempat canggung ketika pertama bergabung dalam band ini. “Karakter vokal Pare sudah melekat di Kotak, aku sempat bingung mau nerusin karakter Pare atau sendiri saja. Tetapi, setelah sering main bareng dan latihan, aku mutusin untuk pakai karakter sendiri,” katanya.

Ternyata formasi band baru di album kedua tersebut membawa kesuksesan bagi band Kotak untuk lebih berkibar di industri musik Indonesia. Tidak hanya ring back tone (RBT) yang sudah terjual satu juta. Performa mereka yang memukau di panggung membuat Kotak laris mendapatkan tawaran tur ke berbagai daerah di Indonesia.

Posan Keluar

Posan keluar dari band Kotak. Drummer yang sudah bermain bersama Kotak selama tujuh tahun itu resmi meninggalkan Kotak yang kini hanya tersisa Cella, Tantri dan Chua.

Peraih drummer terbaik versi SCTV Award ini menolak alasan keluar dirinya dari Kotak karena adanya konflik internal. Menurut Posan dia sedang fokus dengan Winner, band side-project miliknya. Selain itu Posan sedang sibuk menangani band bernama The Sign. Kesibukan luar biasa yang dijalani Posan membuat dia harus memilih untuk keluar dari Kotak.

Penghargaan

Tidak hanya di bidang penjualan, berbagai trofi pun berhasil diraih grup band ini di berbagai ajang penghargaan musik. Pada Anugerah Musik Indonesia ke-12, mereka meraih penghargaan untuk kategori Solo/Duo/Grup Rock Terbaik. Album mereka Kotak Kedua juga diganjar penghargaan kategori Album Rock Terbaik.

Mereka juga sukses menyabet kategori Grup/Duo Pendatang Baru Terbaik versi Anugerah Planet Musik (APM) 2009. Terakhir MTV Indonesia Awards menobatkan mereka sebagai Most Favourite Breakhtrought Artist 2009.

Meskipun sukses berada di posisi saat ini, personel Kotak berharap bahwa hal itu belum merupakan puncak dari perjalanan mereka. Masih banyak mimpi yang ingin mereka raih untuk tetap eksis di industri musik. Setidaknya mereka kini telah melewati loncatan pertama mereka dari dream band menuju real band.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar